Text
SKRIPSI: Perbedaan volume ekspirasi paksa detik pertama paru (Fevi) pada mahasiswa laki-laki perokok dan bukan perokok Di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar Tahun 2016
Latar Belakang : Indonesia menempati urutan pertama pengguna rokok di ASEAN
dengan presentasi 50,68%. Kandungan bahan kimia yang terdapat di dalam asap
rokok dapat menyebabkan berbagai kerusakan di dalam tubuh manusia. Paru-paru
yang berfungsi sebagai tempat pertukran oksigen dan karbon dioksida dapat
terganggu sehingga menyebabkan gangguan fungsi paru.
Tujuan : mengetahui perbedaan volume ekspirasi paksa detik pertama paru (FEV1)
pada mahasiswa laki-laki perokok dan bukan perokok di Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Makassar
Metode Penelitian : metode penelitian yang digunakan adalah observasional
analitik. Desain penelitian yaitu cross sectional yang hanya melakukan satu kali
pengukuran pada suatu populasi.
Hasil penelitian : besar sampel yang di peroleh adalah 40 orang yang terdiri atas 11
orang (27,5 %) sampel perokok dan 29 orang (72,5%) sampel bukan perokok.
Berdasarkan uji Mann-Whitney diperoleh hasil p=0,48 yang berarti tidak terdapat
perbedaan signifikan nilai FEV1 pada mahasiwa perokok dan buka perokok.
Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan volume ekspirasi paksa detik pertama paru
(FEV1) pada mahasiswa laki-laki perokok dan bukan perokok di Fakultas
Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar (p = 0,48).
Referensi : 38 (2004-2016)
Kata Kunci : FEV1, perokok, bukan perokok
Tidak tersedia versi lain