Library

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SKRIPSI : Hubungan status gizi terhadap terjadinya amenore sekunder pada siswi kelas XII Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin Makassar
Penanda Bagikan

Multimedia

SKRIPSI : Hubungan status gizi terhadap terjadinya amenore sekunder pada siswi kelas XII Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin Makassar

Lina Nadzivah - Nama Orang;

Latar Belakang : Status Gizi adalah keadaan tubuh yang merupakan hasil akhir dari keseimbangan antara zat gizi yang masuk ke dalam tubuh dan penggunaannya. Status gizi yang baik atau buruk sangat mempengaruhi kualitas hidup seperti kesehatan, pertumbuhan, perkembangan, dan hormonal seseorang. Menstruasi adalah perdarahan secara periodik dan siklik dari uterus, disertai pelepasan (deskuamasi) endometrium. Penelitian lain menemukan beberapa gangguan pada siklus menstruasi berupa kejadian dismenorea dengan prevalensi (89,5%)
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara status gizi terhadap terjadinya Amenore Sekunder pada siswi kelas XII di Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin Makassar.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Dan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan responden yang amenore sekunder dengan status gizi normal sebanyak 10,2% dan responden yang tidak Amenore Sekunder dengan status gizi normal sebanyak 89,8%. Sedangkan yang Amenore Sekunder dengan status gizi obesitas sebanyak 25,0% dan yang tidak amenore sekunder dengan status gizi obesitas yaitu sebanyak 75,0%. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan uji alternatif Fisher’s Exact Test didapatkan p-value 0,113 lebih besar dari α (0,05). Dengan Odds Ratio 2,926 artinya status gizi siswi berdasarkan IMT yang tidak sesuai kemungkinan 2,926 kali beresiko dibandingkan dengan siswi yang memiliki status gizi normal.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan Amenore Sekunder. Namun, untuk siswi dengan status gizi obesitas memilki resiko 2,926 kali lipat mengalami amenore sekunder dibandingkan dengan siswi yang memiliki status gizi normal.
Kata kunci : Status gizi, amenore sekunder


Ketersediaan
#
FK Library (Skripsi/CD KTI) SKR-K16 LIN h
KED10542039012
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.2 LIN h
Penerbit
Kedokteran UNISMUH Makassar : Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Status gizi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Library
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?