Library

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of skripsi: Hubungan antara umur dan paritas dengan terjadinya anemia pada ibu hamil di puskesmas tamalanrea 2011-2012
Penanda Bagikan

Text

skripsi: Hubungan antara umur dan paritas dengan terjadinya anemia pada ibu hamil di puskesmas tamalanrea 2011-2012

ruhama purwa ananda - Nama Orang;

LATAR BELAKANG: Anemia merupakan suatu kondisi penurunan kadar
hemoglobin dan jumlah eritosit di bawah nilai normal. Pada penderita anemia, lebih
sering disebut kurang darah, kadar sel darah merah (hemoglobin atau Hb) di bawah
nilai normal.
Anemia adalah kondisi ibu dengan kada rhaemoglobin dalam darahnya kurang dari
12 gr%. Anemia kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah
11 gr% pada trimester I dan III atau kurang dari 10,5 gr % pada trimester II.
Prevalensi anemia pada wanita hamil di Indonesia berkisar 20-80%, tetapi pada
umumnya banyak penelitian yang menunjukan anemia pada wanita hamil yang
lebih besar dari 50%.Prevalensi anemia yang tinggi dapat membawa akibat negatif
seperti gangguan dan hambatan pada pertumbuhan dan kekurangan Hb dalam darah
mengakibatkan kurangnya oksigen yang ditransfer ke sel tubuh maupun ke otak.
TUJUAN: untuk mengetahui hubungan antara umur dan paritas dengan terjadinya
anemia pada ibu hamil di puskesmas tamalanrea kotamakassar
METODE: Penelitian ini merupakan penelitian case control terhadap 125
responden terdiri dari kelompok anemia dan tidak anemia.
HASIL PENELITIAN : Hasil penelitian pada uji statistic menunjukkan bahwa ada
hubungan usia ibu ( p = 0,032 ; OR=2,5 ; 95% CI= 1,006-5,996 ) dan paritas ibu
(p = 0,008 ; OR=3,8 ; 95% CI = 11,111-1,364) dengan terjadinya anemia pada ibu
hamil.
KESIMPULAN: Umur ibu hamil (35 tahun) dan paritas ibu hamil
(primipara dan grande multipara) merupakan faktor resiko terjadinya anemia pada
ibu hamil.
Ibu hamil dengan kelompok umur (35 tahun), memiliki resiko 2,5
kali lebih besar untuk terjadinya anemia di bandingkan dengan kelompok umur (20-35 tahun) (OR=2,5 ; 95% CI= 1,006-5,996)
Ibu hamil primipara dan grande multipara memiliki resiko 3,8 kali lebih besar
untuk terjadinya anemia di bandingkan dengan ibu hamil multipara (OR=3,8 ; 95%
CI=11,111-1,364)
KATA KUNCI: anemia ibu hamil, umur, paritas.


Ketersediaan
#
FK Library (R 41-45) SKR-K13
fk.SKR-K13.ANA.h1
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Repair
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR-K13
Penerbit
Kedokteran UNISMUH Makassar : Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar., 2013
Deskripsi Fisik
45 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ANEMIA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Dowload
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Library
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?